Empat Tewas Akibat Kebakaran Kapal Feri di Perairan Jawa Timur, 218 Penumpang Berhasil Diselamatkan

Empat Tewas Akibat Kebakaran Kapal Feri di Perairan Jawa Timur, 218 Penumpang Berhasil Diselamatkan - JatengBerita.com

Sedikitnya empat penumpang dipastikan meninggal dunia setelah kebakaran terjadi di atas KMP Mutiara Sentosa 2 saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu. Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) telah berhasil mengevakuasi 218 korban selamat, sementara upaya pendataan seluruh penumpang masih terus berlangsung.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Nanang Sigit PH, mengatakan bahwa data tersebut merupakan pembaruan terbaru hingga pukul 15.15 WIB. Tim SAR masih terus melakukan pencarian di lokasi kejadian serta memverifikasi jumlah keseluruhan penumpang yang terdampak insiden tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas SAR, para korban selamat dan korban meninggal dievakuasi oleh sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kapal Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 111 orang, terdiri dari 109 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. TB Hasnur 26 mengevakuasi 66 orang, yakni 65 korban selamat dan satu korban meninggal. Sementara itu, Meratus Project 3 menyelamatkan 14 orang, terdiri dari 13 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.

Di sisi lain, Transco Arafura berhasil menyelamatkan 17 penumpang. Kapal Prakarsa Mas dan SC Aila XVII masing-masing mengevakuasi tujuh penumpang yang selamat.

Laporan pertama mengenai kebakaran diterima Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Perak. Satu menit kemudian, operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran mengonfirmasi bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran saat mengangkut sekitar 250 orang dalam pelayaran menuju Makassar.

Informasi awal dari nakhoda menyebutkan bahwa api mulai muncul antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB di perairan utara Madura. Setelah laporan awal tersebut, komunikasi dengan nakhoda kapal terputus.

Pada pukul 09.45 WIB, koordinasi antara otoritas SAR dan Meratus Project 3 memastikan posisi kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi. Saat itu, sebagian besar badan kapal dilaporkan telah dilalap api, sementara para penumpang berlindung di anjungan dan haluan kapal sambil menunggu proses evakuasi.

Karena kapal membawa muatan yang mudah terbakar, kapal-kapal di sekitar lokasi tidak dapat merapat secara langsung. Proses penyelamatan kemudian dilakukan menggunakan TB Hasnur 26, sementara sejumlah penumpang yang melompat ke laut berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal penyelamat, termasuk British Mentor.

KN SAR 249 Permadi telah diberangkatkan dari Surabaya untuk memperkuat operasi penyelamatan. Sementara itu, Pos SAR Sumenep mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) guna mendukung proses evakuasi yang masih berlangsung. Hingga kini, pihak berwenang terus melakukan pencarian, evakuasi, serta identifikasi korban dalam operasi yang masih berjalan.

Website |  + posts

Jurnalis digital yang fokus pada berita regional, perkembangan sosial, dan isu masyarakat di Indonesia.