Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian memburu hingga tuntas jaringan bandar narkoba yang diduga terlibat dalam insiden yang menewaskan tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Menurutnya, para pelaku tidak hanya membahayakan aparat penegak hukum, tetapi juga mengancam keamanan masyarakat sehingga harus ditindak secara tegas.
Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga personel kepolisian yang menjadi korban ketika menjalankan tugas. Ia menilai pengorbanan para anggota tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam memerangi peredaran narkoba. Karena itu, proses penegakan hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor utama di balik jaringan narkotika, harus menjadi prioritas aparat.
Menurut politikus Partai NasDem tersebut, pengejaran tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata. Aparat diminta mengungkap hingga ke tingkat bandar besar yang diduga menjadi pengendali jaringan peredaran narkoba. Ia juga mengingatkan kepolisian agar tetap waspada dalam setiap operasi karena kelompok pelaku dinilai berpotensi melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas.
Insiden tersebut bermula saat tim Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penggerebekan terhadap target kasus narkoba di Desa Tumbang Kalemei pada awal Juli. Operasi itu mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan jaringan bandar narkotika. Bentrokan yang terjadi menyebabkan Aiptu Anumerta Yudhi Perdana Putra gugur di lokasi, sementara Bripda Nopandri dan Aiptu Sumaryanto sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari.
Polda Kalimantan Tengah bersama Bareskrim Polri kini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Sejumlah terduga pelaku telah diamankan, namun aparat memastikan operasi akan terus berlanjut hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab berhasil ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum. Polisi juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku untuk membantu penyelidikan.
Sahroni berharap keberanian tiga anggota Polri yang gugur menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pihak. Ia menegaskan negara harus memberikan perlindungan maksimal kepada aparat di lapangan sekaligus memastikan jaringan narkotika yang menjadi dalang peristiwa tersebut dapat dibongkar hingga ke akar-akarnya.
Jurnalis digital yang fokus pada berita regional, perkembangan sosial, dan isu masyarakat di Indonesia.
