Polisi mengamankan tiga remaja yang diduga hendak terlibat tawuran setelah warga menemukan senjata tajam dalam rombongan mereka di Jalan Kemiri Jaya, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu dini hari.
Ketiga remaja tersebut masing-masing berinisial MAP (17), BVG (19), dan RAW (16). Mereka kini berada di Polsek Beji untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan rencana aksi tawuran.
Kapolsek Beji Kompol Antonius mengatakan penindakan bermula ketika warga mencurigai rombongan remaja yang melintas di kawasan tersebut. Warga kemudian menghentikan kendaraan yang digunakan para remaja dan melakukan pemeriksaan.
Dari pemeriksaan itu ditemukan satu bilah celurit berwarna hitam dengan gagang kayu yang dililit kain biru. Senjata tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti.
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, rangkaian kejadian bermula pada Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, RAW dan BVG menjemput MAP dari kediamannya dengan alasan hendak meminta izin kepada orang tua untuk bermain bersama teman menggunakan sepeda motor.
Ketiganya kemudian menuju Taman Lembah Gurame di Kecamatan Pancoran Mas. Mereka tiba sekitar pukul 01.00 WIB pada Minggu. Di lokasi tersebut terdapat sekitar 10 remaja lain yang menggunakan lima sepeda motor.
Polisi menduga kelompok tersebut selanjutnya bergerak menuju kawasan Lapangan Hawai untuk bertemu kelompok lain yang diduga menjadi lawan tawuran.
Sekitar pukul 02.00 WIB, rombongan melintas berboncengan di Jalan Kemiri Jaya, RT 07/01, Kelurahan Beji. Gerak-gerik mereka kemudian menarik perhatian warga setempat.
Warga bersama seorang saksi bernama Maulana Eka Putra memeriksa rombongan tersebut hingga menemukan celurit. Ketiga remaja selanjutnya diserahkan kepada petugas Polsek Beji sekitar pukul 02.45 WIB.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami rencana tawuran tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Menulis tentang teknologi, bisnis, dan tren digital dengan gaya informasi yang mudah dipahami pembaca.
