Kanal Pinglu di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, dinilai berpotensi menjadi jalur penting yang memperkuat konektivitas ekonomi antara wilayah pedalaman China dan negara-negara ASEAN. Pandangan tersebut disampaikan kolumnis asal Filipina, Wilson Lee Flores, setelah mengunjungi kanal itu pada awal September.
Flores, yang menulis untuk The Philippine Star, mengatakan keberadaan kanal tidak hanya berdampak pada transportasi barang. Menurutnya, jalur air tersebut dapat membuka peluang lebih luas dalam perdagangan, pariwisata, pertukaran budaya, konektivitas, hingga kerja sama teknologi antara China dan Asia Tenggara.
Kanal Pinglu dibangun dengan investasi sekitar 72,7 miliar yuan dan memiliki panjang 134,2 kilometer. Jalur tersebut menghubungkan Hengzhou di Guangxi dengan Teluk Beibu. Infrastruktur ini dirancang untuk melayani kapal dengan kapasitas hingga 5.000 ton.
Salah satu manfaat utama kanal adalah memangkas jarak distribusi melalui jalur air pedalaman. Pengiriman barang dari wilayah barat daya China menuju laut dapat menghemat jarak lebih dari 560 kilometer dibandingkan sejumlah rute tradisional yang menggunakan pelabuhan di Provinsi Guangdong.
Flores menilai manfaat tersebut terutama akan dirasakan wilayah seperti Guizhou, Yunnan, dan Sichuan. Infrastruktur transportasi yang lebih efisien dinilai dapat menekan biaya pergerakan barang sekaligus mempermudah mobilitas manusia, modal, teknologi, dan pengetahuan.
Menurut Flores, peningkatan konektivitas juga dapat membuat wilayah China yang berada jauh dari pesisir semakin menarik bagi investor. Perusahaan China berpeluang memperluas hubungan bisnis dengan negara-negara Asia Tenggara, sementara perusahaan ASEAN dapat memperoleh akses yang lebih mudah ke pasar pedalaman China.
Hubungan ekonomi kedua kawasan sendiri telah berkembang kuat. China menjadi mitra dagang terbesar ASEAN sejak 2009, sedangkan ASEAN menjadi mitra dagang terbesar China sejak 2019. Dalam konteks tersebut, Flores melihat Kanal Pinglu sebagai tambahan konektivitas fisik yang dapat memperkuat hubungan perdagangan dan rantai pasokan.
Ia menilai perusahaan ASEAN juga dapat memanfaatkan jalur tersebut untuk menjangkau pasar China yang luas sekaligus memperluas dan mendiversifikasi rantai pasokan mereka
Reporter media online yang aktif meliput berita nasional, politik, dan perkembangan ekonomi.
