Jateng Tanam 35 Hektare Cabai Rawit untuk Jaga Pasokan Nataru

Jateng Tanam 35 Hektare Cabai Rawit untuk Jaga Pasokan Nataru - JatengBerita.com

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat program penanaman cabai rawit di Kabupaten Temanggung sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru). Melalui program tersebut, total lahan seluas 35 hektare disiapkan untuk meningkatkan produksi saat permintaan pasar diperkirakan melonjak.

Program yang dikoordinasikan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah itu diawali dengan penanaman di lahan seluas 20 hektare. Lokasi tahap pertama tersebar di Kecamatan Selopampang dan Kecamatan Kaloran, yang dikenal memiliki potensi budidaya hortikultura cukup besar.

Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung, Sumarno, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah. Selain bantuan pendanaan, pemerintah juga memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Menurutnya, jadwal tanam sengaja dilakukan pada periode Juli hingga Agustus 2026 agar masa panen berlangsung antara November hingga Januari. Waktu tersebut dipilih karena bertepatan dengan periode meningkatnya kebutuhan cabai di masyarakat, sementara produksi dari sejumlah daerah biasanya mengalami penurunan.

Strategi tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan di pasar sehingga potensi lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru dapat ditekan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah memprioritaskan lahan sawah yang memiliki sumber air memadai serta didukung jaringan irigasi yang baik. Sebagian besar area tanam berada di Kecamatan Selopampang, sedangkan sisanya tersebar di Kecamatan Kaloran.

Persiapan juga dilakukan untuk memastikan kecukupan pasokan air selama masa pertumbuhan tanaman. Langkah ini dinilai penting agar produktivitas cabai tetap optimal meskipun memasuki musim dengan tantangan cuaca yang beragam.

Melalui program penanaman cabai rawit ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap produksi lokal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pada akhir tahun sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pangan strategis. Pendampingan kepada petani juga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan memperkuat ketahanan pangan daerah dalam menghadapi lonjakan permintaan selama periode HBKN.

Website |  + posts

Menyajikan artikel informatif mengenai bisnis, startup, dan perkembangan teknologi digital.