S&P Pertahankan Rating Indonesia BBB, Menkeu Ajak Jaga Optimisme Ekonomi

S&P Pertahankan Rating Indonesia BBB, Menkeu Ajak Jaga Optimisme Ekonomi - JatengBerita.com
S&P Pertahankan Rating Indonesia BBB, Menkeu Ajak Jaga Optimisme Ekonomi - JatengBerita.com

Pemerintah mengajak masyarakat dan pelaku pasar untuk tetap optimistis terhadap prospek perekonomian nasional setelah S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil. Keputusan tersebut dinilai menjadi sinyal positif bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih dipercaya oleh lembaga pemeringkat internasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan afirmasi dari S&P menunjukkan kebijakan ekonomi dan fiskal Indonesia tetap dipandang kredibel di tengah berbagai tantangan global maupun dinamika ekonomi domestik. Menurutnya, penilaian tersebut merupakan hasil evaluasi independen terhadap arah kebijakan pemerintah.

Purbaya menjelaskan pemerintah telah menyampaikan berbagai perkembangan ekonomi nasional kepada investor dan S&P, termasuk strategi pengelolaan fiskal serta koordinasi antara pemerintah dan DPR dalam penyusunan kebijakan ekonomi. Langkah tersebut bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia.

Ia berharap hasil pemeringkatan tersebut mampu memperkuat sentimen positif di pasar keuangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap prospek ekonomi nasional. Menurutnya, optimisme perlu terus dibangun agar mampu mendukung stabilitas pasar modal, nilai tukar rupiah, serta iklim investasi.

Selain itu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara hati-hati, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Pengelolaan fiskal yang prudent dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Sebelumnya, pada 13 Juli 2026, S&P Global Ratings kembali mengafirmasi sovereign credit rating Indonesia di level BBB dengan prospek stabil. Status tersebut menempatkan Indonesia tetap berada dalam kategori investment grade, yang menunjukkan tingkat risiko investasi relatif terkendali di mata investor global.

Dalam laporannya, S&P menilai pelemahan beberapa indikator fiskal maupun sektor eksternal hanya bersifat sementara dan diperkirakan akan membaik seiring meningkatnya kepastian implementasi kebijakan pemerintah.

Lembaga pemeringkat tersebut juga memperkirakan penerimaan negara akan mengalami pemulihan pada tahun ini, didukung membaiknya harga komoditas di pasar internasional yang berpotensi meningkatkan penerimaan ekspor. Di sisi lain, komitmen pemerintah menjaga defisit fiskal tetap berada di bawah 3 persen turut menjadi faktor penting yang memperkuat prospek keberlanjutan fiskal Indonesia.

Dengan tetap dipertahankannya peringkat BBB dan outlook stabil, pemerintah berharap kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia semakin meningkat sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperluas arus investasi dalam jangka menengah maupun panjang.

Website |  + posts