DPR Desak Pengawasan Sekolah Diperketat Usai Temuan Senjata di Jaksel

DPR Desak Pengawasan Sekolah Diperketat Usai Temuan Senjata di Jaksel - WartaIndependen.com

Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa meminta pemerintah memperkuat sistem pengawasan dan keamanan di seluruh satuan pendidikan setelah aparat menemukan senjata, narkotika, dan materi pornografi di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan. Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan peserta didik dan kredibilitas lingkungan pendidikan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, Adde menegaskan bahwa aparat penegak hukum perlu menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum agar seluruh fakta dapat diungkap secara menyeluruh sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Ia menyatakan bahwa apabila seluruh temuan tersebut terbukti melalui proses penyidikan yang sedang berlangsung, maka kasus tersebut bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menjadi peringatan penting mengenai perlunya penguatan sistem pengawasan di lingkungan sekolah.

Adde juga meminta kepolisian menelusuri asal-usul seluruh barang bukti yang ditemukan, termasuk memastikan siapa pemiliknya, bagaimana barang-barang tersebut dapat tersimpan di area sekolah, serta apakah terdapat unsur pidana yang harus dipertanggungjawabkan oleh pihak terkait.

Selain penegakan hukum, ia mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan sistem keamanan sekolah, baik di lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Pengawasan, menurutnya, perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan pengamanan lingkungan pendidikan hanya dapat berjalan efektif melalui kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, pemerintah, serta aparat penegak hukum.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan ratusan airsoft gun, sejumlah senapan angin, satu pucuk senjata api, serta berbagai barang bukti lainnya di gudang milik yayasan sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama.

Dalam pengembangan penyelidikan, polisi juga menyita tiga unit airsoft gun tambahan, dua linting yang diduga ganja, serta satu paket yang diduga sabu. Barang bukti narkotika tersebut kini ditangani Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Adde menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi peserta didik. Menurutnya, perlindungan terhadap anak tidak hanya mencakup proses belajar mengajar, tetapi juga memastikan lingkungan pendidikan terbebas dari segala bentuk ancaman yang dapat membahayakan keselamatan maupun perkembangan mereka.

Website |  + posts

Menyajikan artikel informatif mengenai bisnis, startup, dan perkembangan teknologi digital.