Pemprov Jateng Beri Fleksibilitas Jam Kerja ASN untuk Antar Anak Sekolah

Pemprov Jateng Beri Fleksibilitas Jam Kerja ASN untuk Antar Anak Sekolah - JatengBerita.com
Pemprov Jateng Beri Fleksibilitas Jam Kerja ASN untuk Antar Anak Sekolah - JatengBerita.com

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan kelonggaran waktu masuk kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah agar dapat mendampingi mereka pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7). Kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas) yang digagas untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menjelaskan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor S/400.13.26/207/2026 yang diterbitkan pada 17 Juni 2026. Surat edaran itu juga mengatur Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (Gemar) sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterlibatan orang tua, khususnya ayah, dalam pendidikan anak.

Menurut Sumarno, fleksibilitas jam kerja diberikan agar ASN dapat memanfaatkan momen penting di awal tahun ajaran tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Pemerintah daerah menilai kesejahteraan pegawai tidak hanya berkaitan dengan penghasilan atau tunjangan, tetapi juga kesempatan untuk menjalankan peran dalam keluarga.

Ia menuturkan pengalaman mengantar anak pada hari pertama sekolah merupakan momen yang memiliki nilai emosional tinggi, terutama bagi anak yang baru memasuki jenjang pendidikan dasar. Kehadiran orang tua pada hari tersebut dinilai mampu memberikan rasa aman, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus mempererat hubungan dalam keluarga.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga akan menyesuaikan jadwal apel pagi di lingkungan kerjanya. Penyesuaian dilakukan agar para ASN tetap memiliki waktu yang cukup untuk mengantar anak sebelum menjalankan tugas di kantor.

Pemprov Jateng berharap seluruh ASN yang memiliki anak usia sekolah dapat memanfaatkan kebijakan ini dengan sebaik-baiknya. Selain memberikan pengalaman positif bagi anak, langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat budaya pengasuhan yang melibatkan peran aktif ayah dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Program Gamas dan Gemar menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam membangun lingkungan keluarga yang lebih harmonis. Melalui kebijakan ini, pemerintah ingin menegaskan bahwa keseimbangan antara kehidupan keluarga dan pekerjaan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan aparatur.

Website |  + posts